Setelah berfoto bersama dengan latar Ngarai Sianok dan Gunung Singgalang di Obyek Wisata Taman Panorama Bukittinggi. Agenda selanjutnya seharusnya adalah memasuki Lobang Jepang. Tapi tidak dengan para peserta yang berasal dari dari bus nomor 3. Karena jadwal penerbangan mereka yang paling sore, maka masih banyak waktu yang bisa digunakan untuk mengeksplore. Setelah rembukan bersama, kami

Pamutusan, apakah ia adalah sebuah pulau atau bukit? Ini bisa menjadi perdebatan. Jika menjadikan Direktori Pulau – pulau kecil sebagai rujukan. Maka kita tidak akan menemukan nama Pamutusan sebagai sebuah pulau. Pamutusan merupakan bukit kecil yang masih menjadi bagian dari Pulau Sumatera. Lokasinya berada tepat di hadapan Pulau Pagang. Jarak diantara keduanya hanya sekitar 500an

Tidak, judul ini tidaklah salah atau typo alias salah ketik. Ini sesuai dengan cerita asal mula penamaan Pulau Pagang. Jika nama Pulau Pasumpahan erat kaitannya dengan legenda anak durhaka Si Boko. Lain lagi dengan legenda mengenai Pulau Pagang. Menurut sebuah legenda yang berkembang di tengah masyarakat. Nama pulau ini bermula dari sebuah kisah satu keluarga

Judul di atas tidak hanya agar terdengar sama rimanya. Tapi juga merupakan kenyataan sesuai apa yang dialami oleh kedai Bika Talago milik Uda Hengky. Kedai ini harus menggeser lokasi usahanya sejauh 350 meter dari lokasinya semula. Sementara itu di tempat lamanya tersebut, dibangun kedai kue bika dengan merek lain. Walau demikian, Kue Bika olahan Uda

Pagi yang cerah setelah beberapa hari sebelumnya hujan membasahi Kota Padang dan sekitarnya. Warna langit yang biasa terlihat kelabu belakangan ini terlihat biru. Hari yang cerah serta langit yang biru, waktu yang tepat jika ingin bermain ke pantai dan explore ke pulau – pulau kecil yang tak jauh dari garis pantai yang masih masuk wilayah