Kabupaten Pesisir Selatan di Sumatera Barat tidak hanya memiliki potensi wisata pantai dan bahari saja tetapi juga memiliki potensi wisata lainnya berupa air terjun dan yang menjadi ikonnya adalah Air Terjun Bayang Sani yang berada di Kampung Kota Baru, Kecamatan Bayang. Untuk mencapai ke lokasi kita harus menempuh perjalanan sejauh 60 Km dari Kota Padang
Terletak sekitar 14 Km dari Kota Batusangkar, tepatnya di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Terdapat bangunan cagar budaya yang dianggap sebagai prototipe atap bagonjong yaitu Balairung Sari Tabek. Kunjungan kami ke Balairung Sari ini adalah dalam rangka mengunjungi situs – situs cagar budaya yang banyak tersebar di Kabupaten Tanah Datar, sebelumnya saya sudah
Puncak Lawang yang berada dalam wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat merupakan daerah penghasil tebu yang terkenal. Mata pencaharian masyarakat Puncak Lawang adalah berkebun tebu. Warga Puncak Lawang tidak hanya berkebun namun juga mengolah langsung tebu tersebut, bahkan hingga saat ini masih ada kilang tebu yang menggunakan proses penggilingan tebu menggunakan tenaga kerbau, salah satu kilang
Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat merupakan daerah yang paling kaya dengan peninggalan prasasti dari masa Melayu Kuno sekitar abar XIII – XIV M, prasasti – prasasti tersebut sebagian besar berasal dari Raja Adityawarman yang memerintah sekitar awal abad sampi seperempat akhir abad XIV M. Jumlah prasasti yang pernah ditemukan di daerah Tanah Datar sekitar 22
Tidak jauh dari Pusat Kota Batusangkar atau sekitar 13 Km tepatnya di Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Terdapat sebuah obyek wisata berupa bangunan cagar budaya yang menarik untuk dikunjungi yaitu Rumah Adat Kampai Nan Panjang. Untuk menuju ke lokasi cukup mudah karena dari Batusangkar banyak terdapat plang petunjuk yang bisa kita temukan saat